Apa yang Membunuh Manusia Paling Banyak Dalam Sejarah?

Diposting pada

Cacar diperkirakan telah membunuh antara 300 dan 500 juta orang dalam 2 abad terakhir. Variola mayor dan Variola minor adalah 2 varian virus utama yang membunuh begitu banyak orang. Berbagai upaya global untuk memberantas cacar dibuat dalam sejarah.

Cacar diperkirakan telah muncul 3 abad sebelum Masehi di Mesir. Itu telah membunuh orang hingga tahun 1977. Vaksin membuktikan metode terbaik untuk memberantas penyakit ini. Cacar dihilangkan bahkan ketika vaksinasi terjadi setelah infeksi. Vaksin cacar diyakini efektif hingga 7 hari setelah vaksinasi.

Malaria telah membunuh lebih dari 200 juta

Diperkirakan lebih dari 214 juta orang meninggal karena malaria. Penyakit ini masih sangat mematikan. Pada tahun 2018, lebih dari 400.000 orang meninggal karena malaria. Virus ini terutama menyerang negara-negara miskin di sekitar sub-Sahara dan di iklim tropis.

Sebagian besar dari mereka yang meninggal karena malaria adalah anak-anak dengan sistem kekebalan yang buruk atau belum berkembang. Peningkatan kematian pada wanita hamil juga telah dicatat. Diyakini wanita hamil memiliki sistem kekebalan yang rendah dan lebih rentan terhadap risiko kematian.

Wisatawan juga terkena risiko kematian akibat malaria. Jika Anda bepergian ke negara dengan kasus malaria tinggi, Anda harus memvaksinasi diri sendiri. Sebagian besar pelancong yang terinfeksi malaria yang tidak diobati meninggal karena mereka tidak memiliki sistem kekebalan alami untuk melindungi mereka dari virus. Dengan kurangnya kekebalan alami, sebagian besar kasus berakhir sebagai statistik. Diperkirakan 12 miliar dolar dihabiskan setiap tahun untuk menangani biaya malaria. Biaya ini mencakup penanganan orang mati dan pencegahan kematian akibat virus dengan pengobatan dan perawatan berkelanjutan.

Peristiwa lain yang membunuh banyak orang

Selain Cacar, peristiwa lain menewaskan jutaan orang. Beberapa terkait dengan penyakit, seperti wabah. Tapi bangsal juga telah membunuh ratusan juta dalam sejarah.

Perang baru-baru ini yang telah menewaskan lebih dari 60 juta orang di seluruh dunia adalah Perang Dunia II. Ada banyak alasan langsung mengapa perang ini telah menyebabkan begitu banyak kematian. Kematian militer, korban sipil, dan kelaparan adalah beberapa alasan mengapa begitu banyak orang tewas dalam Perang Dunia II.

Angkanya agak tidak jelas, tetapi kita tahu China dan Uni Soviet kehilangan sekitar 20 juta orang selama perang. Sekitar 7,4 juta orang Jerman tewas dalam Perang Dunia I. 6 juta orang Polandia tewas dalam perang. 3 juta orang Jepang tewas dalam Perang Dunia II. Prancis kehilangan sekitar 600.000 warga. Hongaria dan Rumania kehilangan sekitar 500.000 warga. Inggris dan AS juga kehilangan lebih dari 400.000 warga.

Virus dan peristiwa politik

Baik virus maupun peristiwa politik seperti perang bertanggung jawab atas pembunuhan jutaan orang. Kematian ini sering tidak tercatat dan skala kematian mungkin masih belum jelas. Ambil Perang Dunia II sebagai contoh. Bukti baru pembunuhan massal ditemukan setiap tahun menambah jumlah kematian yang sudah tinggi terkait dengan perang. Masalah yang sedang berlangsung seperti malaria juga menambah ratusan juta kematian terkait dengan virus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.